CGVIndo: siapa bintangnya? 155 film disusun menurut pemeran, dari Adinia Wirasti dan Nicholas Saputra sampai Tom Hanks

Banyak orang memilih film dari wajah di posternya. Di sini 155 film disusun menurut para pemeran: delapan bintang Indonesia dengan empat film atau lebih, lalu bintang dengan tiga film, bintang Hollywood dengan dua film, dan pasangan layar yang bermain bersama lebih dari sekali. Dua nama pemeran utama tertulis di bawah tiap poster.

Siapa bintangnya? Dua belas daftar pemeran

Bintang Adinia Wirasti

Lihat semua (6)

Bintang Dion Wiyoko

Lihat semua (5)

Bintang Nicholas Saputra

Lihat semua (5)

Bintang Reza Rahadian

Lihat semua (5)

Bintang Derby Romero

Lihat semua (4)

Bintang Dian Sastrowardoyo

Lihat semua (4)

Bintang Ernest Prakasa

Lihat semua (4)

Bintang Iqbaal Ramadhan

Lihat semua (4)

Bintang dengan tiga film: Indonesia

Lihat semua (31)

Bintang dengan tiga film: Hollywood

Lihat semua (12)

Bintang dengan dua film: Hollywood

Lihat semua (70)

Pasangan layar

Lihat semua (25)

Panduan CGVIndo

CGVIndo: siapa bintangnya? 155 film disusun menurut pemeran, dari Adinia Wirasti dan Nicholas Saputra sampai Tom Hanks

"Ada film baru Reza Rahadian." "Yang main Dian Sastro itu, lho." "Filmnya Tom Hanks pasti bagus." Begitulah kebanyakan dari kita membicarakan film: lewat wajah di posternya. Judul bisa terlupa, sutradara jarang diingat, dan nama bintangnya melekat bertahun-tahun.

CGVIndo disusun dari kebiasaan itu. Di sini ada 155 film, 108 film internasional dan 47 film Indonesia, dan pintu masuknya adalah para pemeran. Dua belas daftar: delapan untuk bintang Indonesia yang paling sering muncul, tiga untuk kelompok bintang dengan tiga dan dua film, dan satu untuk pasangan layar yang bermain bersama lebih dari sekali.

Di bawah tiap poster ada kartu kecil bergaris merah bertuliskan "Bintang:" dan dua nama pemeran utamanya. "Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla." "Julia Roberts, Hugh Grant." Sekali lihat, Anda tahu siapa yang akan menemani Anda dua jam ke depan. Untuk perkenalan singkat, buka Mulai di CGVIndo.

Mengapa memilih film dari pemerannya

Karena pemeran adalah janji suasana. Wajah yang kita kenal membawa kenangan film-film sebelumnya. Melihat Adinia Wirasti di poster, kita menduga akan ada kehangatan yang jujur. Melihat Jim Carrey, kita bersiap tertawa. Dugaan itu kadang meleset, dan justru di situ serunya.

Karena mengikuti seorang bintang berarti menyaksikan orang tumbuh. Derby Romero berusia belasan di Petualangan Sherina dan sudah dewasa di Home Sweet Loan, dua puluh empat tahun kemudian. Di antara dua film itu ada satu kehidupan.

Dan karena para pemeran menghubungkan film-film yang tampak berjauhan. Apa persamaan Laskar Pelangi, Ada Apa Dengan Cinta? 2, dan Gundala? Ario Bayu bermain di ketiganya. Pemeran adalah benang yang menjahit katalog. Gagasannya ada di Siapa bintangnya?

Cara daftar bintang disusun

Tiap film punya daftar pemeran yang panjang. Kami mengambil enam nama pertama, yaitu para pemeran utama dan pendukung terpenting, lalu menghitung siapa muncul di berapa film. Dari hitungan itu lahir dua belas daftar.

Delapan bintang Indonesia muncul di empat film atau lebih, dan masing-masing mendapat daftar sendiri. Enam belas bintang Indonesia dan empat bintang Hollywood muncul di tepat tiga film, dan film-film mereka dikumpulkan dalam dua daftar kelompok. Puluhan bintang Hollywood muncul di dua film, dan film-film itu membentuk daftar terbesar. Terakhir, pasangan pemeran utama yang tampil bersama di lebih dari satu judul.

Sebuah film boleh masuk ke beberapa daftar. Cek Toko Sebelah ada di daftar Adinia Wirasti, Dion Wiyoko, Ernest Prakasa, dan pasangan layar sekaligus. Dari 155 film, 109 muncul di sekurangnya satu daftar. Sisanya dapat ditemukan lewat nama pemerannya di kotak pencarian.

Papan bintang di beranda

Di bawah judul beranda ada dua panel berdampingan. Panel merah, Bintang utama, memuat delapan tombol bernomor 01 sampai 08, satu untuk tiap bintang. Panel abu-abu, Kelompok bintang, memuat empat tombol bernomor 09 sampai 12. Tiap tombol menampilkan nama daftar dan jumlah filmnya.

Di bawah panel ada dua belas baris poster. Tiap poster membawa lencana merah berisi rating, lencana gelap berisi tahun, dan kartu pemeran di bawahnya. Lalu judul, genre utama, dan durasi.

Tampilan gelap dengan aksen merah kami pertahankan dari kenangan akan situs lama bernama sama: seperti ruang bioskop sesaat sebelum film dimulai.

Bintang 01: Adinia Wirasti, enam film

Pemeran yang paling sering muncul di katalog, dan mungkin itu mengejutkan: Adinia Wirasti jarang menjadi nama terbesar di poster, dan hampir selalu menjadi alasan sebuah film terasa hidup. Enam film dari 2002 sampai 2022, dua puluh tahun karier.

Ia memulai sebagai Karmen, sahabat Cinta yang tomboi, di Ada Apa dengan Cinta?, dan kembali ke peran itu empat belas tahun kemudian di Ada Apa Dengan Cinta? 2. Di antara dan sesudahnya ia menjadi langganan Ernest Prakasa: Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal sebagai ibu pengacara yang sibuk, dan Cek Toko Sebelah 2.

Dan di Critical Eleven ia memegang peran utama dramatis bersama Reza Rahadian. Rata-rata rating enam filmnya 7,32, dan total durasinya 698 menit, hampir dua belas jam.

Bintang 02: Dion Wiyoko, lima film

Lima film dari 2016 sampai 2025, dan rata-rata ratingnya 7,85: tertinggi di antara delapan bintang utama. Dion Wiyoko punya bakat memilih film yang kelak dicintai.

Ia adalah Yohan, si anak sulung, di Cek Toko Sebelah dan Cek Toko Sebelah 2. Ia tampil pula di Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan. Lalu dua film Yandy Laurens: Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, film berating tertinggi di katalog dengan 8,8, dan Sore: Istri Dari Masa Depan, tempat ia memegang peran utama.

Dua sutradara, Ernest Prakasa dan Yandy Laurens, mempercayainya berulang kali. Itu tanda pemeran yang bisa diandalkan.

Bintang 03: Nicholas Saputra, lima film

Lima film dari 2002 sampai 2018. Bagi satu generasi, ia adalah Rangga: pemuda pendiam pembawa buku puisi di Ada Apa dengan Cinta?, dan lelaki yang pulang membawa penyesalan di Ada Apa Dengan Cinta? 2.

Tahun 2005 memperlihatkan jangkauannya dalam dua film sekaligus: Janji Joni, komedi lincah tentang pengantar rol film, dan Gie, potret serius seorang aktivis. Satu tahun, dua wajah yang nyaris berlawanan.

Dan pada 2018 ia bertemu lagi dengan Dian Sastrowardoyo dalam Aruna & Lidahnya, kali ini sebagai sahabat lama yang gemar makan. Tiga film bersama pasangan layar yang sama, dalam tiga hubungan yang berbeda.

Bintang 04: Reza Rahadian, lima film

Lima film dari 2013 sampai 2022, dan nyaris lima peran yang sama sekali berlainan. Reza Rahadian dikenal sebagai pemeran yang bisa menjadi siapa saja, dan daftarnya di sini membuktikannya.

Di Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ia menjadi Aziz, suami yang angkuh. Di My Stupid Boss ia menjadi bos yang menyebalkan dan lucu luar biasa. Di Critical Eleven ia suami yang berduka. Di Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan ia kekasih yang setia. Dan di Sri Asih ia ikut meramaikan jagat pahlawan super.

Roman klasik, komedi kantor, drama rumah tangga, komedi romantis, film laga: lima genre dalam lima film. Rata-rata ratingnya 7,15.

Bintang 05: Derby Romero, empat film

Empat film dalam rentang terpanjang di antara delapan bintang: dari 2000 sampai 2024. Derby Romero adalah Sadam, bocah manja yang diculik dan diselamatkan teman sekelasnya, di Petualangan Sherina. Dua puluh tiga tahun kemudian ia kembali sebagai Sadam dewasa di Petualangan Sherina 2.

Di antara dua petualangan itu ia tumbuh menjadi pemeran dewasa: Orang Kaya Baru pada 2019, lalu Home Sweet Loan pada 2024, film berating 8,1. Rata-rata rating empat filmnya 7,52, tertinggi ketiga di antara bintang utama.

Menonton keempatnya berurutan memakan 427 menit, dan terasa seperti membuka album foto seseorang dari SD sampai berkeluarga.

Bintang 06: Dian Sastrowardoyo, empat film

Empat film dari 2002 sampai 2018. Dian Sastrowardoyo adalah Cinta, dan bagi banyak penonton nama tokoh itu sudah menyatu dengan namanya. Ada Apa dengan Cinta? menjadikannya bintang, dan Ada Apa Dengan Cinta? 2 menunjukkan Cinta yang sudah dewasa, dengan luka lama yang masih terasa.

Di Kartini ia memikul peran paling berat dalam kariernya: tokoh nasional yang gambarnya ada di buku pelajaran. Dan di Aruna & Lidahnya ia tampil santai sebagai ahli wabah yang lebih bersemangat soal makanan daripada soal pekerjaan.

Remaja, perempuan dewasa, pahlawan, dan penikmat kuliner: empat film, empat usia.

Bintang 07: Ernest Prakasa, empat film

Empat film dari 2016 sampai 2022, dan semuanya ia sutradarai sendiri. Ernest Prakasa adalah satu-satunya di antara delapan bintang utama yang selalu berada di dua sisi kamera.

Ia adalah Erwin, si anak bungsu yang kariernya menanjak, di Cek Toko Sebelah dan Cek Toko Sebelah 2. Ia tampil di Susah Sinyal dan Milly & Mamet. Rata-rata rating empat film ini 7,67, tertinggi kedua.

Bermain di film sendiri punya untungnya: ia tahu persis lelucon mana yang harus dijaga, dan kapan harus mundur memberi panggung kepada pemeran lain.

Bintang 08: Iqbaal Ramadhan, empat film

Empat film hanya dalam empat tahun, 2018 sampai 2021. Iqbaal Ramadhan datang dari dunia musik remaja dan langsung mendapat peran yang melambungkannya: Dilan, di Dilan 1990 dan Dilan 1991.

Pada 2019 ia mengambil tantangan yang jauh lebih berat: Minke, tokoh utama Bumi Manusia, dalam film berdurasi tiga jam. Dan pada 2021 ia menjadi Ali, pemuda yang terbang ke New York mencari ibunya, di Ali & Ratu Ratu Queens.

Anak geng motor Bandung, pelajar pribumi zaman kolonial, dan perantau muda di Amerika: tiga dunia dalam empat tahun. Kedelapan bintang utama dibahas bersama di Delapan bintang utama.

Daftar 09: bintang dengan tiga film, Indonesia

Enam belas pemeran Indonesia muncul di tepat tiga film, dan bersama-sama mereka menghadirkan tiga puluh satu judul, dua pertiga dari seluruh film Indonesia di katalog. Inilah para pemeran yang wajahnya selalu terasa akrab.

Sherina Munaf, tentu saja: dua petualangannya, ditambah Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212. Pevita Pearce: 5 cm, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dan Sri Asih sebagai pahlawan super. Nirina Zubir: Keluarga Cemara, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, dan Ali & Ratu Ratu Queens.

Rio Dewanto dan Donny Damara sama-sama hadir di dua film keluarga Angga Dwimas Sasongko. Sheila Dara Aisha bermain di Sore: Istri Dari Masa Depan sebagai Sore sendiri. Vino G. Bastian melompat dari Catatan Akhir Sekolah ke Wiro Sableng.

Lalu para pemeran pendukung andalan: Lukman Sardi, Mathias Muchus, Tora Sudiro, Ario Bayu, Julie Estelle, Hannah Al Rashid, Refal Hady, Sissy Prescillia, dan Chew Kin Wah, aktor Malaysia yang menjadi ayah pemilik toko di dua film Cek Toko Sebelah. Rinciannya ada di Bintang dengan tiga film.

Daftar 10: bintang dengan tiga film, Hollywood

Empat bintang internasional muncul di tiga film masing-masing, dua belas judul seluruhnya, dari 1988 sampai 2022.

Tom Hanks membentang paling panjang: Big pada 1988, saat ia masih bintang komedi muda, You've Got Mail pada 1998 di puncak masa romantisnya, dan Elvis pada 2022 sebagai manajer tua yang licin. Tiga puluh empat tahun, dan tiga wajah Hanks.

Ethan Hawke hadir dua kali sebagai Jesse dalam Before Sunrise dan Before Sunset, lalu sebagai penemu dalam Tesla. Owen Wilson tiga kali sebagai ayah atau sahabat yang hangat: Marley & Me, Night at the Museum: Secret of the Tomb, dan Wonder.

Dan Scarlett Johansson, dengan tiga peran pendukung yang berlainan: penjaga kebun binatang di We Bought a Zoo, rekan kerja di Chef, dan suara ular Kaa di The Jungle Book. Dua dari tiga filmnya disutradarai Jon Favreau.

Daftar 11: bintang dengan dua film, Hollywood

Daftar terbesar di CGVIndo: tujuh puluh film yang dibintangi pemeran internasional dengan dua judul di katalog. Hampir dua pertiga film internasional masuk ke sini, tanda betapa rapatnya dunia Hollywood.

Beberapa pasangan film memperlihatkan jangkauan seorang bintang. Julia Roberts: bintang film di Notting Hill dan ibu di Wonder, delapan belas tahun berselang. Brad Pitt: manajer bisbol di Moneyball dan pembalap di F1. Robin Williams: lelaki yang terjebak dalam permainan di Jumanji dan patung presiden yang hidup di museum. Jim Carrey: pengacara pembohong di Liar Liar dan pemilik enam penguin.

Hugh Grant dua kali menjadi pria Inggris yang canggung dan memikat, di Notting Hill dan Music and Lyrics. Dwayne Johnson dua kali bertualang di rimba, di Jumanji: The Next Level dan Jungle Cruise. Emily Blunt menemaninya di sungai, lalu terbang dengan payung di Mary Poppins Returns.

Dan beberapa nama muncul di tempat yang mengejutkan. Sam Neill, ahli dinosaurus di Jurassic Park, dua puluh tiga tahun kemudian menjadi paman pemarah di Hunt for the Wilderpeople. Dustin Hoffman dari Rain Man muncul sebentar di Chef. Kate Winslet bermain di The Holiday dan menyutradarai sekaligus bermain di Goodbye June. Lebih banyak nama ada di Bintang Hollywood.

Daftar 12: pasangan layar

Daftar yang paling manis: dua puluh lima film dari pasangan pemeran yang tampil bersama lebih dari sekali. Rata-rata ratingnya 7,36, lebih tinggi daripada kebanyakan daftar lain. Pasangan yang cocok rupanya membawa keberuntungan.

Juaranya Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra: tiga film bersama, dari Ada Apa dengan Cinta? sampai Aruna & Lidahnya, enam belas tahun kebersamaan di layar. Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla menjadi Dilan dan Milea dua kali. Sherina Munaf dan Derby Romero menjadi Sherina dan Sadam dua kali, dua puluh tiga tahun berselang.

Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir menjadi suami istri di Keluarga Cemara, lalu bertemu lagi di Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Herjunot Ali dan Pevita Pearce mendaki bersama di 5 cm, lalu menjadi Zainuddin dan Hayati. Pevita Pearce juga dua kali berbagi layar dengan Reza Rahadian. Rio Dewanto dan Donny Damara menjadi satu keluarga di dua film.

Dari luar negeri: Ethan Hawke dan Julie Delpy, pasangan paling terkenal di daftar ini. Johnny Depp dan Helena Bonham Carter, dua kali di dunia Tim Burton. Dan empat serangkai Pitch Perfect, yang bernyanyi bersama di dua film. Ceritanya ada di Pasangan layar.

Para bintang dalam angka

Dari enam nama pertama tiap film, terkumpul 778 pemeran. Seratus sebelas di antaranya muncul di lebih dari satu film: delapan di empat film atau lebih, dua puluh di tiga film, dan sisanya di dua film. Enam ratus enam puluh tujuh lainnya hadir sekali.

Yang menarik, kedelapan pemeran dengan empat film atau lebih semuanya orang Indonesia. Dunia film nasional lebih kecil dan lebih akrab: pemeran yang sama bertemu lagi dan lagi. Empat puluh tujuh film Indonesia memakai kelompok pemeran yang saling bersilang, sedangkan 108 film internasional tersebar di antara ratusan nama.

Pemeran dengan film terbanyak adalah Adinia Wirasti dengan enam. Tiga pemeran berbagi tempat kedua dengan lima: Dion Wiyoko, Nicholas Saputra, dan Reza Rahadian. Empat pemeran punya empat: Derby Romero, Dian Sastrowardoyo, Ernest Prakasa, dan Iqbaal Ramadhan.

Bintang mana yang paling mujur

Rata-rata rating film tiap bintang utama, dari yang tertinggi: Dion Wiyoko 7,85, Ernest Prakasa 7,67, Derby Romero 7,52, Adinia Wirasti 7,32, Reza Rahadian 7,15, Iqbaal Ramadhan 7,04, Dian Sastrowardoyo 6,80, dan Nicholas Saputra 6,76.

Angka itu mengukur film, dan seorang pemeran hanya satu bagian dari film. Dion Wiyoko berada di puncak karena ia bermain di film berating 8,8. Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo berada di bawah karena lanjutan film legendaris mereka dinilai 6,4, jauh di bawah film pertamanya yang 7,5.

Ukuran lain memberi juara lain. Rentang karier terpanjang: Derby Romero, dua puluh empat tahun. Peran paling beragam: Reza Rahadian. Kesetiaan pada satu tokoh: Dian dan Nicholas, yang kembali menjadi Cinta dan Rangga sesudah empat belas tahun.

Bintang dan sutradara langganannya

Di balik tiap bintang ada sutradara yang berulang kali mempercayainya. Adinia Wirasti bermain di tiga film Ernest Prakasa. Dion Wiyoko di tiga film Ernest dan dua film Yandy Laurens. Nicholas Saputra dua kali untuk Riri Riza, sekali untuk Rudi Soedjarwo, Joko Anwar, dan Edwin.

Iqbaal Ramadhan dua kali untuk Fajar Bustomi, sekali untuk Hanung Bramantyo. Derby Romero dan Sherina Munaf dua kali untuk Riri Riza. Dian Sastrowardoyo untuk Rudi Soedjarwo, Riri Riza, Hanung Bramantyo, dan Edwin: empat film, empat sutradara.

Di Hollywood, Ethan Hawke dua kali untuk Richard Linklater, Johnny Depp dua kali untuk Tim Burton, dan Scarlett Johansson dua kali untuk Jon Favreau. Pasangan sutradara dan pemeran yang awet biasanya melahirkan film-film terbaik keduanya.

Tiga angkatan bintang Indonesia

Daftar bintang Indonesia di sini mencerminkan tiga angkatan. Angkatan pertama muncul di awal abad: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Adinia Wirasti, Sissy Prescillia, semuanya dari Ada Apa dengan Cinta?, serta Sherina Munaf dan Derby Romero dari Petualangan Sherina.

Angkatan kedua mengisi dekade berikutnya: Reza Rahadian, Pevita Pearce, Herjunot Ali, Rio Dewanto, Julie Estelle, dan Vino G. Bastian. Mereka pemeran utama film-film besar antara 2012 dan 2019.

Angkatan ketiga adalah wajah masa kini: Iqbaal Ramadhan, Dion Wiyoko, Sheila Dara Aisha, Refal Hady. Dan angkatan pertama masih terus bermain, kini sebagai orang tua, kakak, atau guru bagi angkatan sesudahnya.

Kartu pemeran di bawah poster

Tiap poster di CGVIndo membawa tiga tanda. Di sudut kiri atas, lencana merah berisi rating penonton dengan koma desimal. Di sudut kanan atas, lencana gelap berisi tahun rilis. Dan di bawah poster, kartu abu-abu bergaris merah: kata "Bintang:" lalu dua nama pertama dari daftar pemeran film itu.

Dua nama itu biasanya pemeran utama. Pada film animasi atau film dengan tokoh hewan, nama yang tertulis bisa jadi pengisi suara. Pada Jumbo, misalnya, kartu itu memuat nama anak-anak yang menyuarakan tokohnya.

Di bawah kartu ada judul film, genre utama, dan durasi. Kartu yang sama tampil di hasil pencarian dan di Daftar Saya. Penjelasannya ada di Kartu pemeran.

Halaman film dan tombol Tonton sekarang

Tekan poster untuk membuka halaman film: judul, tahun, durasi, rating, genre, sinopsis berbahasa Indonesia, sutradara, dan daftar pemeran yang lebih lengkap. Dari daftar itu Anda bisa mengenali wajah-wajah pendukung yang sering muncul.

CGVIndo adalah panduan: tugasnya mengenalkan film dan menunjukkan jalannya. Di bagian "Tempat menonton" ada daftar negara dan tombol Tonton sekarang. Pilih negara Anda, tekan tombolnya, dan halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan layanan langganan, sewa, beli, dan gratis yang menyediakannya. Soal bahasa dan teks terjemahan ada di Bahasa dan subtitle.

Mencari lewat nama bintang

Kotak pencarian di bilah atas menerima nama pemeran. Ketik "Reza" dan kelima filmnya muncul. Ketik "Julia Roberts" dan dua filmnya muncul. Ketik "Sherina" dan Anda mendapat tiga judul. Pencarian juga menerima judul, nama sutradara, dan tahun.

Inilah jalan menuju ratusan pemeran yang hadir sekali saja. Bintang dengan satu film tetap bisa ditemukan dengan namanya. Caranya ada di Pencarian.

Tombol Daftar Saya menyimpan film ke peramban Anda. Petunjuknya ada di Panduan Daftar Saya. Di ponsel, dua panel bintang tersusun bertumpuk dan poster tampil dua kolom. Lihat CGVIndo di ponsel.

Maraton satu bintang

Menonton film-film seorang pemeran berurutan adalah cara terbaik menghargai keahliannya. Maraton Derby Romero: empat film, 427 menit, dari bocah sampai dewasa. Maraton Ernest Prakasa: empat film, 428 menit, satu menit lebih panjang. Maraton Dian Sastrowardoyo: empat film, 459 menit.

Maraton Iqbaal Ramadhan: empat film, 508 menit, dengan Bumi Manusia sebagai puncaknya. Maraton Nicholas Saputra: lima film, 564 menit. Maraton Dion Wiyoko: lima film, 567 menit. Maraton Reza Rahadian: lima film, 650 menit. Dan maraton Adinia Wirasti: enam film, 698 menit, paling pas dibagi dua hari.

Tontonlah menurut urutan tahun. Dengan begitu Anda melihat wajah yang sama menua, gaya bermain yang makin tenang, dan peran yang makin besar. Jadwalnya ada di Maraton satu bintang.

Bintang yang hanya terdengar suaranya

Sebagian bintang hadir di katalog lewat suara saja. The Jungle Book adalah contoh paling mewah: Bill Murray sebagai beruang Baloo, Ben Kingsley sebagai macan kumbang Bagheera, Idris Elba sebagai harimau Shere Khan, dan Scarlett Johansson sebagai ular Kaa. Empat nama besar, dan penonton hanya melihat hewan.

Ben Whishaw menyuarakan beruang sopan dalam Paddington, lalu tampil dengan wajahnya sendiri dalam Mary Poppins Returns. Josh Gad menyuarakan anjing dalam A Dog's Purpose. Kevin Costner menyuarakan anjing bijak dalam The Art of Racing in the Rain.

Menebak pemilik suara adalah permainan yang menyenangkan bersama keluarga. Tonton dulu, tebak, lalu cocokkan dengan kartu pemeran di bawah poster. Daftarnya ada di Pengisi suara.

Bintang cilik yang tumbuh di layar

Katalog ini menyimpan beberapa kisah tumbuh dewasa yang nyata. Sherina Munaf dan Derby Romero adalah yang paling lengkap: anak-anak pada tahun 2000, dewasa pada 2023, dalam peran yang sama.

Freddie Highmore adalah Charlie di Charlie and the Chocolate Factory dan dua tahun kemudian menyuarakan seekor makhluk pendamping di The Golden Compass. Zac Efron adalah siswa penyanyi di High School Musical dan tiga tahun kemudian memerankan pria dewasa dalam tubuh remaja di 17 Again. Macaulay Culkin, bintang cilik paling terkenal di zamannya, hadir lewat Home Alone 2: Lost in New York.

Dari Indonesia, sepuluh anak Belitung di Laskar Pelangi dipilih dari pulau itu sendiri, dan kebanyakan baru pertama kali berakting. Ketulusan mereka adalah separuh kekuatan film itu. Kisah lainnya ada di Bintang cilik.

Bintang yang juga penyanyi

Banyak pemeran di sini datang dari dunia musik atau menyanyi sendiri di filmnya. Sherina Munaf adalah penyanyi sebelum menjadi pemeran, dan lagu-lagu di filmnya ia nyanyikan sendiri. Iqbaal Ramadhan berangkat dari grup vokal remaja. Sissy Prescillia dan kawan-kawan Cinta membentuk suasana musik awal dua ribuan.

Di Hollywood, Anna Kendrick, Rebel Wilson, Brittany Snow, dan Hailee Steinfeld bernyanyi sendiri di dua film Pitch Perfect. Meryl Streep dan Amanda Seyfried menyanyikan lagu-lagu ABBA di Mamma Mia!. Austin Butler menyanyikan sebagian lagu dalam Elvis. Emilia Jones belajar bahasa isyarat dan bernyanyi untuk CODA.

Dan Julie Andrews, yang suaranya membuat Mary Poppins abadi. Film yang pemerannya bernyanyi sendiri hampir selalu terasa lebih hidup.

Wajah pendukung yang selalu Anda kenali

Tiap industri film punya pemeran pendukung yang membuat penonton berkata "oh, dia lagi". Di katalog ini ada Lukman Sardi, yang muncul sebagai Ikal dewasa di Laskar Pelangi dan di dua komedi keluarga. Mathias Muchus, ayah dalam Petualangan Sherina dan Sang Pemimpi. Tora Sudiro, dari guru di Belitung sampai anggota trio Warkop.

Hannah Al Rashid muncul di tiga film dengan tiga watak. Refal Hady tiga kali menjadi lelaki yang membuat tokoh utama bimbang. Julie Estelle berpindah dari kedai kopi ke komedi keluarga ke film hitam-putih.

Di Hollywood, wajah seperti itu antara lain Toni Collette, Alan Arkin, Greg Kinnear, Joan Allen, dan Mary Steenburgen, masing-masing dengan dua film di sini. Mereka jarang menjadi nama pertama di kartu pemeran, dan kehadiran merekalah yang membuat sebuah film terasa penuh.

Lebih dekat: Cinta dan Rangga

Pasangan layar paling terkenal dalam film Indonesia modern layak dibahas tersendiri. Pada 2002, Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra masih remaja ketika memerankan Cinta dan Rangga. Film itu berating 7,5 dan mengubah cara anak muda berbicara, berpuisi, dan menunggu di bandara.

Empat belas tahun kemudian mereka bertemu lagi di Yogyakarta. Ada Apa Dengan Cinta? 2 berating 6,4, lebih rendah, dan tetap ditonton jutaan orang karena satu alasan: penonton ingin tahu kabar dua orang itu. Begitulah kuatnya sepasang pemeran.

Dan pada 2018, Aruna & Lidahnya memberi mereka hubungan baru: sahabat yang saling meledek sambil mencicipi masakan dari kota ke kota. Tiga film, tiga tahap: jatuh cinta, bertemu kembali, dan berteman. Adinia Wirasti dan Sissy Prescillia ikut di dua yang pertama, sebagai sahabat-sahabat Cinta.

Lebih dekat: keluarga Cek Toko Sebelah

Dua film Cek Toko Sebelah dan lanjutannya mempertemukan rombongan pemeran yang paling rapat di katalog. Chew Kin Wah sebagai Koh Afuk, pemilik toko. Dion Wiyoko dan Ernest Prakasa sebagai dua anaknya. Adinia Wirasti sebagai menantu. Empat nama, dua film, satu toko kelontong.

Dari rombongan itu, tiga orang masuk daftar bintang utama, dan Chew Kin Wah masuk daftar tiga film. Mereka bertemu lagi dalam susunan lain: Adinia dan Ernest di Susah Sinyal, Dion di Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan, dan Chew Kin Wah di My Stupid Boss.

Menonton film-film itu berurutan terasa seperti mengikuti satu keluarga besar pemeran yang berganti peran dari tahun ke tahun.

Bintang lintas dunia

Beberapa pemeran menyeberang dari satu dunia film ke dunia lain. Iqbaal Ramadhan di Ali & Ratu Ratu Queens bermain di New York dengan sebagian dialog berbahasa Inggris. Chew Kin Wah datang dari Malaysia dan menjadi wajah akrab di film Indonesia.

Di sisi Hollywood, Crazy Rich Asians mengumpulkan pemeran Asia dari banyak negara di Singapura. Awkwafina muncul di sana dan di Jumanji: The Next Level. Dev Patel, aktor Inggris keturunan India, memimpin Lion bersama Nicole Kidman dari Australia.

Dan Sam Neill, aktor Selandia Baru, bermain di film Amerika terbesar pada masanya lalu pulang membuat film kecil di negerinya sendiri. Bintang yang berani menyeberang biasanya membawa pulang sesuatu yang baru.

Bintang dan usia tokohnya

Hal yang menarik dari mengikuti pemeran: tokoh mereka menua bersama mereka. Tom Hanks adalah bocah dua belas tahun dalam tubuh pria tiga puluhan di Big, pemilik jaringan toko buku di You've Got Mail, dan lelaki tua di Elvis. Julia Roberts adalah bintang muda di Notting Hill dan ibu dari anak remaja di Wonder.

Ethan Hawke dan Julie Delpy berusia dua puluhan di Before Sunrise dan tiga puluhan di Before Sunset, dan filmnya sengaja dibuat dengan jarak waktu yang sama dengan ceritanya. Sherina dan Sadam, tentu saja, dari SD sampai dewasa.

Adinia Wirasti adalah siswi SMA di film pertamanya dan ibu dari seorang remaja di Susah Sinyal, lima belas tahun kemudian. Menonton film lama seorang bintang sesudah film barunya memberi rasa haru yang khas: kita melihat masa muda seseorang yang sudah kita kenal dewasa.

Lebih dekat: lima bintang dengan tiga film

Pevita Pearce punya tiga peran yang sangat berlainan. Di 5 cm ia mahasiswi yang ikut mendaki. Di Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ia Hayati, gadis Minang dalam roman klasik. Di Sri Asih ia pahlawan super yang bertarung dengan tangan kosong. Sembilan tahun, dari kaus kaki gunung ke kostum pelindung.

Vino G. Bastian memulai sebagai siswa SMA di Catatan Akhir Sekolah, lalu menjadi Kasino dalam film Warkop, lalu memerankan Wiro Sableng, tokoh ciptaan ayahnya sendiri, penulis cerita silat itu. Peran terakhir itu seperti warisan keluarga.

Sheila Dara Aisha hadir di tiga film berating 7,2 ke atas, dan di Sore: Istri Dari Masa Depan ia menjadi tokoh judul. Nirina Zubir dua kali menjadi istri Ringgo Agus Rahman, lalu menjadi salah satu "ratu" di Queens, New York. Dan Rio Dewanto berpindah dari pemilik kedai kopi ke anak sulung keluarga Narendra di dua film.

Lebih dekat: Hanks, Hawke, dan Wilson

Tiga film Tom Hanks di katalog masing-masing mewakili satu dekade kariernya. Big adalah Hanks yang lincah dan kekanakan. You've Got Mail adalah Hanks yang paling dicintai: tetangga baik yang kebetulan pemilik jaringan toko besar. Elvis adalah Hanks yang berani tampil buruk rupa dan licik, tersembunyi di balik riasan tebal.

Ethan Hawke memperlihatkan kesetiaan dan keberanian. Kesetiaan pada Jesse, tokoh yang ia perankan dan ikut tulis. Keberanian dalam Tesla, film biografi yang sengaja ganjil. Rating film itu 5,8, terendah di antara tiga filmnya, dan Hawke tetap menjadi alasan terbaik menontonnya.

Owen Wilson adalah bintang yang membuat film terasa ramah. Suaminya di Marley & Me sabar menghadapi anjing paling nakal sedunia. Ayahnya di Wonder jenaka dan lembut. Dan koboi mungilnya di museum sudah menjadi kesayangan anak-anak sejak film pertama seri itu.

Bintang yang paling sering menjadi ayah dan ibu

Film keluarga Indonesia punya sederet ayah dan ibu langganan. Ringgo Agus Rahman adalah Abah di Keluarga Cemara, ayah yang jatuh miskin dan tetap tegak. Nirina Zubir adalah Emak. Chew Kin Wah adalah Koh Afuk, ayah yang ingin tokonya diteruskan. Donny Damara adalah ayah keluarga Narendra, yang menyimpan rahasia demi anak-anaknya.

Mathias Muchus sudah menjadi ayah sejak Petualangan Sherina, dan dua puluh lima tahun kemudian masih memerankan orang tua di Sore: Istri Dari Masa Depan. Adinia Wirasti menjadi ibu tunggal di Susah Sinyal. Cut Mini, ibu guru Muslimah di Laskar Pelangi, adalah ibu bagi sepuluh murid sekaligus.

Di Hollywood, Julia Roberts dan Owen Wilson menjadi orang tua di Wonder, Matt Damon menjadi ayah tunggal di We Bought a Zoo, dan Will Smith menjadi ayah paling gigih di King Richard. Peran orang tua jarang mendapat sorotan, dan justru sering menjadi jantung filmnya.

Para pelawak di layar

Banyak bintang di katalog berangkat dari dunia lawak. Ernest Prakasa dari komedi tunggal. Tora Sudiro dari acara komedi televisi. Trio Warkop asli dihidupkan lagi oleh Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro dalam Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1.

Di Hollywood daftarnya panjang. Jim Carrey dengan wajah karetnya di Liar Liar. Robin Williams di Jumanji. Will Ferrell sebagai peri raksasa di Elf. Ben Stiller di museum. Bill Murray di Groundhog Day. Eddie Murphy di Candy Cane Lane. Kevin Hart dan Jack Black di Jumanji: The Next Level. Rebel Wilson di dua film Pitch Perfect.

Yang menarik, para pelawak terbaik juga piawai membuat penonton terharu. Robin Williams dan Bill Murray terkenal karena itu, dan di negeri ini Ringgo Agus Rahman, yang lama dikenal lewat komedi, membuat penonton menangis sebagai Abah.

Para peraih penghargaan besar

Katalog ini juga dihuni nama-nama yang lemari pialanya penuh. Tom Hanks, Meryl Streep, Dustin Hoffman, Julia Roberts, Nicole Kidman, Kate Winslet, Helen Mirren, Russell Crowe, Ben Kingsley: semuanya pernah meraih penghargaan tertinggi dunia film, dan semuanya hadir di sini dalam film yang ramah keluarga.

Dustin Hoffman meraih pialanya justru untuk Rain Man, film yang ada di katalog. Marlee Matlin dan Troy Kotsur, dua pemeran tunarungu di CODA, membawa film itu ke panggung penghargaan tertinggi. Dan Russell Crowe mendapat pujian luas untuk A Beautiful Mind.

Dari Indonesia, Reza Rahadian adalah salah satu pemeran dengan piala terbanyak dalam sejarah festival film nasional, dan Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, serta Adinia Wirasti semuanya pernah diganjar penghargaan pemeran terbaik. Bintang utama CGVIndo adalah bintang dalam arti sebenarnya.

Memilih bintang sesuai suasana

Malam yang ingin tertawa: Jim Carrey atau rombongan Cek Toko Sebelah. Malam yang ingin haru: Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir. Malam yang ingin romantis: Julia Roberts dan Hugh Grant, atau Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.

Malam yang ingin kagum pada akting: Reza Rahadian di film mana pun, Dustin Hoffman di Rain Man, atau Russell Crowe di A Beautiful Mind. Malam bersama anak: Sherina Munaf, atau para pengisi suara di The Jungle Book.

Malam nostalgia: Tom Hanks muda di Big, Macaulay Culkin di Home Alone 2: Lost in New York, atau Julie Andrews di Mary Poppins. Dan malam ketika Anda ingin melihat wajah baru: Iqbaal Ramadhan, Sheila Dara Aisha, dan Dion Wiyoko.

Tujuh hari, tujuh bintang

Bila ingin mengenal papan bintang dalam sepekan, tontonlah satu film dari tujuh pemeran. Senin: Adinia Wirasti di Susah Sinyal. Selasa: Dion Wiyoko di Sore: Istri Dari Masa Depan. Rabu: Nicholas Saputra di Janji Joni. Kamis: Reza Rahadian di My Stupid Boss.

Jumat: Dian Sastrowardoyo di Kartini. Sabtu: Iqbaal Ramadhan di Dilan 1990. Minggu: Derby Romero dan Sherina Munaf di Petualangan Sherina. Tujuh film, 738 menit, dan seluruh rentang film Indonesia dari komedi sampai sejarah.

Pekan berikutnya, lakukan hal yang sama dengan bintang Hollywood: Tom Hanks, Julia Roberts, Ethan Hawke, Owen Wilson, Robin Williams, Brad Pitt, dan Jim Carrey. Dua pekan, empat belas bintang, dan Anda akan punya pemeran kesayangan baru.

Kuis kecil para bintang

Uji pengetahuan Anda. Siapa pemeran yang muncul di film terbanyak? Adinia Wirasti, enam film. Pasangan mana yang bermain bersama di tiga film? Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra. Siapa yang menjadi bocah dan orang dewasa dalam tokoh yang sama? Derby Romero dan Sherina Munaf.

Bintang Hollywood mana yang filmnya berjarak tiga puluh empat tahun? Tom Hanks. Siapa yang menyuarakan seekor ular? Scarlett Johansson. Siapa yang bermain di film sekaligus menyutradarainya di empat judul? Ernest Prakasa. Dan aktor Malaysia mana yang menjadi ayah di dua film Indonesia? Chew Kin Wah.

Bila Anda menjawab benar lima dari tujuh, Anda sudah layak disebut pengamat bintang.

Ratusan bintang dengan satu film

Enam ratus enam puluh tujuh pemeran hadir sekali di papan ini, dan banyak di antaranya justru nama besar. Russell Crowe hanya di A Beautiful Mind. Dev Patel hanya di Lion. Will Smith hanya di King Richard. Meryl Streep hanya di Mamma Mia!. Tom Cruise hanya di Rain Man.

Dari Indonesia: Ringgo Agus Rahman tercatat di dua film, dan banyak pemeran penting lain hadir sekali, seperti Bunga Citra Lestari dan Laura Basuki. Satu film sudah cukup untuk meninggalkan kesan.

Mereka semua dapat dicari lewat nama. Dan kartu di bawah tiap poster selalu menyebut dua nama pertama, sehingga pemeran utama tiap film selalu terlihat, entah ia punya satu judul di sini atau enam.

Reuni para pemeran

Salah satu kesenangan mengikuti bintang adalah menemukan reuni. Pemeran yang pernah bermain bersama bertemu lagi di film lain, dalam hubungan yang berbeda. Reza Rahadian dan Adinia Wirasti adalah suami istri yang berduka di Critical Eleven. Reza Rahadian dan Pevita Pearce bertemu di roman Hamka, lalu sembilan tahun kemudian di jagat pahlawan super.

Herjunot Ali dan Pevita Pearce adalah teman mendaki pada 2012 dan sepasang kekasih malang pada 2013. Lukman Sardi dan Cut Mini bertemu di Belitung, lalu sebelas tahun kemudian di Orang Kaya Baru sebagai orang tua. Julie Estelle dan Dion Wiyoko hadir bersama di film hitam-putih Yandy Laurens.

Di Hollywood, Sam Neill dan Laura Dern berlari dari dinosaurus bersama, lalu masing-masing muncul lagi di film kecil yang hangat. Andrew Garfield dan Rooney Mara sama-sama tampil di The Social Network sebelum memimpin film masing-masing. Dunia film itu kecil, dan papan ini memperlihatkannya.

Peran yang melahirkan bintang

Beberapa film di katalog adalah saat seorang pemeran berubah menjadi bintang. Ada Apa dengan Cinta? melahirkan tiga sekaligus: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, dan Adinia Wirasti. Petualangan Sherina melahirkan Derby Romero sebagai pemeran. Dilan 1990 melahirkan Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla sebagai bintang layar lebar.

Di Hollywood, Big menjadikan Tom Hanks bintang kelas satu. Home Alone 2: Lost in New York memantapkan Macaulay Culkin sebagai anak paling terkenal di dunia. High School Musical meluncurkan Zac Efron. To All the Boys I've Loved Before meluncurkan Lana Condor dan Noah Centineo. CODA memperkenalkan Emilia Jones.

Menonton film-film itu sekarang punya kenikmatan tambahan: kita tahu apa yang akan terjadi pada wajah-wajah muda itu, sedangkan mereka sendiri saat itu baru bisa menebak-nebak masa depannya.

Satu bintang, dua wajah

Daftar dua film Hollywood paling seru dibaca sebagai permainan kontras. Jack Black: pekerja musik film yang patah hati di The Holiday, lalu profesor dalam tubuh petualang di Jumanji: The Next Level. Anne Hathaway: Ratu Putih yang melayang di Alice in Wonderland, lalu calon pengantin yang bersaing di Bride Wars.

Michael Keaton: pengusaha burger yang ambisius di The Founder, lalu pemilik taman hiburan di Dumbo. Nicole Kidman: ibu angkat yang lembut di Lion, lalu perempuan dingin berbahaya di The Golden Compass. Amanda Seyfried: calon pengantin yang mencari ayahnya di Mamma Mia!, lalu istri seorang pembalap.

Ben Kingsley: suara macan kumbang yang bijak, lalu pembuat film tua yang terlupakan di Hugo. Idris Elba: suara harimau yang mengancam, lalu anggota keluarga besar dalam film liburan. Dua film cukup untuk memperlihatkan bahwa seorang pemeran sejati sanggup menjadi siapa saja.

Bintang kesayangan tiap anggota keluarga

Di tiap rumah, tiap orang punya bintangnya. Ibu barangkali memilih Reza Rahadian atau Hugh Grant. Ayah memilih Brad Pitt atau film mana pun yang ada Tom Hanks. Kakak remaja memilih Iqbaal Ramadhan. Adik memilih Sherina, atau beruang bersuara Ben Whishaw. Nenek memilih Julie Andrews.

Papan CGVIndo memudahkan giliran memilih. Senin giliran ibu: buka daftar Reza Rahadian. Selasa giliran ayah: daftar tiga film Hollywood. Rabu giliran kakak: daftar Iqbaal. Kamis giliran adik: Petualangan Sherina atau Paddington. Dan Jumat untuk nenek: Mary Poppins.

Akhir pekan untuk film yang disepakati bersama, dan pasangan layar hampir selalu menjadi jalan tengah: Keluarga Cemara atau Jatuh Cinta Seperti di Film-Film.

Membaca daftar pemeran seperti orang dalam

Urutan nama di daftar pemeran punya aturan sendiri. Nama pertama biasanya pemeran utama. Nama kedua adalah lawan mainnya. Nama ketiga sampai keenam adalah pendukung penting, dan sering kali di situlah bintang masa depan bersembunyi.

Lihat daftar pemeran The Social Network: di antara nama-namanya ada Andrew Garfield dan Rooney Mara, yang kemudian memimpin film mereka sendiri. Lihat 5 cm: ada Herjunot Ali dan Pevita Pearce, setahun sebelum roman besar mereka. Lihat Catatan Akhir Sekolah: ada Vino G. Bastian, jauh sebelum ia menjadi pendekar.

Maka ketika menonton film lama, bacalah enam nama pertama dengan teliti. Salah satunya mungkin bintang kesayangan Anda sepuluh tahun kemudian. Dan ketika menonton film baru, ingatlah nama kelima dan keenam: CGVIndo sepuluh tahun lagi mungkin punya daftar atas nama mereka.

Catatan tentang enam nama pertama

Aturan enam nama pertama kami pilih supaya daftar tetap jujur. Bila seluruh daftar pemeran dihitung, bintang tamu yang muncul lima detik akan dianggap setara dengan pemeran utama. Dengan enam nama, hanya pemeran yang sungguh membawa cerita yang masuk hitungan.

Aturan itu punya akibat kecil. Seorang pemeran bisa saja tampil di film ketujuh atau kedelapan sebagai nama urutan belakang, dan film itu luput dari daftarnya di sini. Halaman tiap film memuat daftar pemeran yang lebih panjang, dan kotak pencarian menjangkau semuanya.

Urutan nama mengikuti data film yang kami pakai, dan biasanya sama dengan urutan di poster resmi. Untuk film dengan banyak tokoh sejajar, seperti Valentine's Day atau 5 cm, enam nama pertama hanyalah sebagian dari rombongan besar.

Yang kami pelajari dari menghitung bintang

Menyusun papan ini memberi kami tiga pelajaran. Pertama, film Indonesia dibuat oleh keluarga besar yang saling mengenal. Delapan pemeran dengan empat film atau lebih semuanya dari negeri sendiri, dan enam belas lainnya punya tiga film. Wajah yang sama menemani penonton selama dua dasawarsa.

Kedua, pasangan yang cocok adalah harta. Dua puluh lima film pasangan layar meraih rata-rata rating 7,36, di atas rata-rata katalog. Penonton pulang kepada pasangan yang mereka percayai, dan pembuat film tahu itu.

Ketiga, bintang besar pun sering hadir dalam peran kecil. Dustin Hoffman muncul sebentar di sebuah film makanan. Scarlett Johansson meminjamkan suaranya kepada seekor ular. Sam Neill pulang kampung untuk film kecil. Kebesaran seorang pemeran sering terlihat justru dari peran yang ia terima dengan rendah hati.

Dan satu pelajaran tambahan untuk Anda: bintang kesayangan adalah pemandu yang baik, selama Anda juga berani mencoba nama yang masih asing. Di papan ini, keduanya berdampingan.

Angka pembandingnya sederhana: rata-rata rating seluruh katalog 7,03. Daftar pasangan layar berada sepertiga angka di atasnya, daftar Dion Wiyoko delapan persepuluh di atasnya, dan daftar tiga film Indonesia sedikit di atasnya dengan 7,17. Di mana pun Anda memulai, bintang-bintang ini jarang mengecewakan. Pilih satu nama malam ini, dan biarkan ia memperkenalkan Anda kepada nama berikutnya.

Lalu simpan filmnya di Daftar Saya, supaya nama-nama itu mudah ditemukan lagi kapan pun Anda ingin menonton.

Bila kelak Anda menemukan bintang baru yang layak mendapat daftar sendiri, catat namanya dan ceritakan kepada teman menonton Anda: begitulah nama seorang pemeran menyebar dari satu ruang keluarga ke ruang keluarga berikutnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban lain ada di halaman Tanya jawab CGVIndo.

Ikuti bintangnya

Kita menonton film untuk cerita, dan kita mengingat film karena orang-orangnya. Tatapan Rangga di bandara, tawa Koh Afuk di tokonya, tangis Sherina di menara, senyum canggung Hugh Grant di toko buku. Wajah-wajah itulah yang tinggal sesudah lampu menyala.

CGVIndo mengajak Anda mengikuti mereka. Baca kartu di bawah poster, pilih satu nama, tonton satu filmnya, lalu filmnya yang lain. Dan ketika Anda menemukan pemeran yang membuat film apa pun terasa lebih baik, simpan namanya. Ia akan menjadi petunjuk jalan Anda di katalog mana pun.

Pertanyaan

Apa itu CGVIndo?

CGVIndo adalah panduan film berbahasa Indonesia yang menyusun 155 judul menurut pemerannya. Tiap judul memiliki sinopsis, pemeran, durasi, rating, dan tombol Tonton sekarang menuju layanan resmi.

Bagaimana daftar bintang disusun?

Dari enam nama pertama pada daftar pemeran tiap film. Pemeran yang muncul di empat film atau lebih mendapat daftar sendiri, dan yang muncul di tiga atau dua film dikumpulkan dalam daftar kelompok.

Siapa pemeran dengan film terbanyak?

Adinia Wirasti dengan enam film, disusul Dion Wiyoko, Nicholas Saputra, dan Reza Rahadian dengan lima film.

Bintang mana yang rata-rata ratingnya paling tinggi?

Dion Wiyoko dengan 7,85, disusul Ernest Prakasa dengan 7,67 dan Derby Romero dengan 7,52.

Apa itu daftar pasangan layar?

Dua puluh lima film dari pasangan pemeran utama yang tampil bersama di lebih dari satu judul, seperti Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra, atau Ethan Hawke dan Julie Delpy.

Siapa bintang Hollywood yang paling sering muncul?

Tom Hanks, Ethan Hawke, Owen Wilson, dan Scarlett Johansson, masing-masing dengan tiga film.

Apa arti kartu di bawah poster?

Kartu "Bintang:" memuat dua nama pertama dari daftar pemeran film itu. Lencana merah adalah rating dan lencana gelap adalah tahun.

Bagaimana menemukan film dari pemeran lain?

Ketik nama pemerannya di kotak pencarian, atau buka halaman Semua film dan A–Z.

Bagaimana cara menonton film lewat CGVIndo?

Buka halaman film, pilih negara Anda, lalu tekan Tonton sekarang. JustWatch terbuka dan menampilkan layanan langganan, sewa, beli, dan gratis yang menyediakan judul itu.

Apakah CGVIndo gratis?

Ya. Semua daftar, sinopsis, halaman bantuan, dan Daftar Saya terbuka gratis bagi setiap pengunjung.

Di mana Daftar Saya disimpan?

Daftar Saya tersimpan di peramban perangkat Anda sendiri dan terbuka dari tautan Daftar Saya di bilah atas.